Lompat ke isi

Pakanḍhâ'ân:bhittenna

Konten halaman tidak didukung dalam bahasa lain.
Longkang anyar
Ḍâri Wikikamus
(Èyallèyaghi ḍâri Pakanḍhâ'ân:Bhitthenna)
Komentar terbaru: 11 bulan yang lalu oleh Munajad.MH

Kesalahan Diakritik pada ṭ dan t

[beccè']

@Lukjsly, saya sedang mengalihkan beberapa perbedaan diakritik ataupun kesalahan diakritik khususnya terkait ṭ dan t.

tidak terdapat bhitthenna, melainkan bhittenna, dan bhithok, melainkan bhiṭok, sehingga saya kira perlu diubah, bagaimana menurut Anda, Sekian, terimakasih. Munajad.MH (kanḍhâ) 22 Fèbruwari 2025 08.56 (WIB)Balas

untuk t dan ṭ, kemarin sempat di bahas dalam forum jika penggunaan kata ṭ saat ini telah jarang digunakan sehingga untuk ṭ penulisannya diganti dengan th, sedangkan jika ada ṭ yang ganda seperti kata "koṭṭa", maka dicukupkan untuk menulis "kottha". Hal tersebut sudah disampaikan oleh kak Alfiyah dan Kak Syukron sebelumnya. untuk lebih detil bisa ditanyakan lebih lanjut karena ada beberapa poin yang saya lupa, seperti sejak kapan huruf ṭ sudah tidak digunakan lagi dalam penulisan di bahasa Madura. Lukjsly (kanḍhâ) 24 Fèbruwari 2025 10.13 (WIB)Balas
Saya memang menunggu alasan besar kenapa simbol alveolar ṭ tidak digunakan sedangkan ḍ masih digunakan, bukan lebih terkait sejarah namun lebih ke penjelasan yang menampik fungsi fonetik, selama itu, saya akan memakai ṭ. Munajad.MH (kanḍhâ) 24 Fèbruwari 2025 11.00 (WIB)Balas

Salah kategori Macemma oca'

[beccè']

@Lukjsly, ada beberapa kesalahan pada Kamus tersebut yang pernah saya utarakan, bhittenna atau fitnah bukanlah adjektiva atau oca' sèpat, melainkan oca' bhârâng, ia bermakna: "perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yang disebarkan dengan maksud menjelekkan orang (seperti menodai nama baik, merugikan kehormatan orang)", bahkan contoh bhittenna pada Kamus tersebut: "jhâ' partajâ ka bhittenna" adalah merupakan susunan oca' bhârâng, namun ada ciri khas dalam bahasa Madura dimana kata bhittenna juga dapat menjadi kata sifat misal: "arowa cè' bhittennana" dimana bhittenna disini merupakan adjektiva, sehingga saya kira perlu diubah atau mungkin ditambahkan oca' bhârâng, bagaimana menurut Anda. sekian, terimakasih. Munajad.MH (kanḍhâ) 22 Fèbruwari 2025 09.05 (WIB)Balas

saya pribadi terbuka untuk kritik dan masukan dari bapak. Untuk kata bhittenna saya hanya mengikuti apa yang ada di kamus pak Adrian saja. Jika memang ada yang perlu diperbaiki, menurut saya alangkah lebih baik jika contohnya saja yang disesuaikan sebagaimana yang bapak uraikan tadi. Untuk mengubah dari Kata sifat ke kata barang kalau dari saya pribadi masih belum berkenan. Kecuali ada pendukung kamus atau sumber lain yang bisa dijadikan rujukan.
Terima kasih. Lukjsly (kanḍhâ) 22 Fèbruwari 2025 10.58 (WIB)Balas
jika dilihat dari tembolok, awalnya Anda tidak sengaja menulis "Bhitthenna" (dengan th) lalu menjadi bhittenna.
Soa "Bhittenna" adalah Oca' bhârâng, dapat dilihat dari sintaksis pada contoh yang pak Pawitra tera di Kamusnya, sekali lagi beliau menggunakan contoh:jhâ' partajâ ka bhittenna, dimana kata bhittenna adalah objek, objek adalah syarat dari "oca' bhârâng", jika objek tanpa imbuhan adalah syarat dari kata dasar yang "oca' bhârâng".
Cara lain melihat suatu kata merupakan oca' bhârâng atau bukan, selain mengetahui syarat-syarat isim (oca' bhârâng) dan Sintaksis adalah dengan merujuk pada definisi padanannya dimana pak Pawitra mengartikan bhitenna sepadan dengan "fitnah", dalam KBBI dan Kamus Bahasa Arab, Fitnah merupakan oca' bhârâng. Jika tidak memiliki saudara punya aplikasi KBBI atau kamus bahasa Arab, Sansakerta dan Belanda, saya bisa diminta menscreenshotnya.
Sebetulnya mengetahui suatu Oca' merupakan Bhârâng atau bukan merupakan hal mudah, apabila ada halaman navigasi perihal syarat-syarat penggategorian dari Oca' nya.
Menurut pengamatan saya, teman-teman tampak cukup terburu-buru, sampai tidak memperhatikan usulan yang saya ajukan sebelumnya, utamanya perihal tanda baca untuk membedakan Definisi, Padanan, dan Tentang, bagaimana menurut anda?, saya sangat bisa menyesuaikan keperluan Anda, namun mohon sampaikan, saya tidak bisa mengira dengan tepat, sekian, Terimakasih. Munajad.MH (kanḍhâ) 22 Fèbruwari 2025 11.24 (WIB)Balas
Baik, saya telah melihat di KBBI terkait kata fitnah, dan benar jika kata tersebut dikategorikan ke dalam kata benda atau oca' bhârâng. jika memang yang dijadikan rujukan untuk menentukan penempatan kata bhittenna itu dari KBBI, maka usulan anda sangat masuk akal jika dimungkinkan terjadi kesalahan pengkategorian. Saya pribadi terbuka, tapi untuk lebih lanjut inshaaAllah akan saya sampaikan juga ke anggota komunitas madwiki yang lain.
Terkait dengan usulan bapak seputar tanda baca untuk membedakan definisi, padanan kata, dll saya kurang tahu dan belum pernah mendengar sebelumnya. mungkin bapak mendiskusikan hal tersebut dengan orang lain dan belum disampaikan, atau bisa jadi saya yang terlewat. Lukjsly (kanḍhâ) 24 Fèbruwari 2025 10.10 (WIB)Balas
Sebetulnya terdapat banyak keinginan yang bisa saya kerjakan asal ada pemahaman dari komunitas, selain usulan tentang format untuk memperkuat leksikografi yang disebutkan, ada beberapa usulan terkait penempatan IPA, nama latin dan bagian ==?== teruntuk kata turunan (kata dasar yang ditambah imbuhan), saya rasa kalau kita terus memabagi ide dan menabungnya maka kita akan semakin kaya dan sempurna. Munajad.MH (kanḍhâ) 24 Fèbruwari 2025 10.54 (WIB)Balas